-AD-
-AD-
BerandaNewsRipple Menantang Bukti Ahli SEC dalam Pertarungan Hukum

Ripple Menantang Bukti Ahli SEC dalam Pertarungan Hukum

- Advertisement -
  • Tanggapan hukum menggunakan preseden untuk menentang klasifikasi kesaksian SEC, dengan menekankan masalah keadilan.
  • Hasil yang sangat penting karena pengecualian kesaksian ahli dapat membatasi kasus SEC terhadap Ripple dalam proses pengadilan yang sedang berlangsung.

Ripple meningkatkan perselisihan hukumnya dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), memperkuat pembelaannya terhadap kesaksian ahli yang diajukan oleh SEC. Menanggapi penolakan SEC, Ripple telah mengajukan surat komprehensif untuk mendukung mosi yang diajukan pada 22 April 2024, yang bertujuan untuk mendiskreditkan bukti ahli yang diberikan oleh SEC.

Inti dari tantangan Ripple terletak pada anggapannya bahwa kesaksian Andrea Fox, yang disajikan oleh SEC, memenuhi syarat sebagai kesaksian ahli dan bukan sekadar ringkasan fakta. Ripple berpendapat bahwa pernyataan Fox menggunakan pengetahuan akuntansi khusus untuk menganalisis laporan keuangan, melebihi aritmatika dasar. Menurut Ripple, hal ini memenuhi kriteria kesaksian saksi ahli di bawah Federal Rule of Evidence 702(a).

Sebaliknya, SEC berpendapat bahwa peran Fox adalah memberikan ringkasan langsung dari data keuangan Ripple, yang tidak memerlukan keahlian yang signifikan seperti yang biasa dilakukan oleh saksi ahli. Mereka menegaskan bahwa analisisnya terutama melibatkan perhitungan dasar yang bertujuan untuk mengklarifikasi data daripada menawarkan pendapat keuangan ahli.

Salah satu kekhawatiran Ripple berkaitan dengan waktu pernyataan Fox. Ripple menuduh SEC gagal menunjuk Fox sebagai saksi ahli dalam waktu yang ditentukan pengadilan, sehingga menghalangi kemampuan mereka untuk menguji silang secara menyeluruh dan merusak keadilan persidangan.

Tanggapan hukumRipple mengutip preseden di mana pernyataan serupa dibatalkan oleh pengadilan karena merupakan kesaksian ahli yang dirahasiakan yang disamarkan sebagai ringkasan fakta. Mereka berargumen bahwa kegagalan untuk mengklasifikasikan dan mengungkapkan sifat kesaksian saksi dengan benar dapat menyesatkan baik pihak lawan maupun pengadilan, sehingga kesaksian semacam itu tidak dapat diterima.

Dalam sanggahannya, SEC mengutip beberapa contoh di mana ringkasan saksi diterima tanpa pengungkapan ahli secara formal, dan menekankan bahwa konteks prosedural dan isi kesaksian menentukan perlunya pengungkapan tersebut.

Hasil dari mosi ini memiliki implikasi terhadap proses pengadilan yang sedang berlangsung antara Ripple dan SEC. Jika Ripple berhasil mengecualikan pernyataan Fox, hal ini dapat membatasi kemampuan SEC untuk mendukung hukuman tertentu berdasarkan perhitungan yang disengketakan. Sebaliknya, keputusan yang mendukung deklarasi tersebut akan memperkuat kasus SEC terhadap Ripple.

Sengketa hukum ini menggarisbawahi kompleksitas yang melekat dalam pertarungan peraturan dalam sektor mata uang kripto, di mana interpretasi kesaksian ahli dan persyaratan prosedural dapat membentuk hasil litigasi yang berisiko tinggi.

Disclaimer: ETHNews does not endorse and is not responsible for or liable for any content, accuracy, quality, advertising, products, or other materials on this page. Readers should do their own research before taking any actions related to cryptocurrencies. ETHNews is not responsible, directly or indirectly, for any damage or loss caused or alleged to be caused by or in connection with the use of or reliance on any content, goods, or services mentioned.
Isai Alexei
Isai Alexei
As a content creator, Isai Alexei holds a degree in Marketing, providing a solid foundation for the exploration of technology and finance. Isai's journey into the crypto space began during academic years, where the transformative potential of blockchain technology was initially grasped. Intrigued, Isai delved deeper, ultimately making the inaugural cryptocurrency investment in Bitcoin. Witnessing the evolution of the crypto landscape has been both exciting and educational. Ethereum, with its smart contract capabilities, stands out as Isai's favorite, reflecting a genuine enthusiasm for cutting-edge web3 technologies. Business Email: info@ethnews.com Phone: +49 160 92211628
RELATED ARTICLES

LATEST ARTICLES